[Talks About] Gemblongers Series : ALIN

Hello, ini pertama kalinya aku mencoba menulis dan di post. hanya ingin menulis karena suka membaca dan menurutku menyenangkan bisa menulis seperti ini walaupun masih sering berfikir apakah tulisan yang kubuat bagus atau ada yang mau baca nggak sih tulisanku ini. Dengan pertimbangan dan pemikiran yang semakin dipikir semakin nggak ada habisnya, so I create this blog and write. Aku hanya berharap bisa terus belajar dan memberikan tulisan demi tulisan yang semakin baik. Dan untuk tulisan ini, nggak tau nyebutnya entah resensi atau review –yang menurutku nggak termasuk keduanya- dan juga aku nggak pintar dalam memberikan pendapat dan penilaian so, I just want to talk about it and make this corner. Hope you enjoy it☺

cover depan

GEMBLONGERS SERIES : ALIN 
By SHOPIE MAYA
Editor WIWIEN WINTARTO
Desain Sampul ORKHA CREATIVE
Tebal 280 halaman
Penerbit GRAMEDIA (2018)

Pilihan hati akhirnya tertambat pada "si hijau" karya kak Sophie untuk memulai dibaca dari Gemblongers Series. Selain karena punya pendapat yang sepaham dengan si Alin yang antiberondong, aku juga penasaran dengan berondong yang kek gimana nih yang bisa menggoyahkan pendirian sang tokoh utama (yang bisa jadi menggoyahkan pendirian para pembaca nantinya, haha) so let's talk about...

cover belakang

Alin menginginkan pacar yang usia nya terpaut jauh lebih tua agar bisa mengayomi-nya. Menurutnya berondong adalah tipe lelaki yang kekanak-kanakan yang belum mengerti tanggung jawab.
Alin mahasiswa semester akhir kejebak skripsi, yang doyan utak-atik mesin motor alias montir dan bergelar ketua BEM FISIP dua periode ini mempunyai karakter yang kuat dan tegas cocok dengan titel ketuanya, tapi punya sisi lembut yang kalau diganggu juga bisa bikin dia nangis, seperti masalah persahabatan dan keluarga. Si bungsu dari klan Atmosukarto ini mempunyai dua sahabat karib yang dikenal sejak masuk kuliah, Lula dan Karina. Lula, model cantik yang suka pasang wajah datar punya kesan kuat tapi melemah karena cintanya pada Gino, pacar berondong yang terpaut 8 tahun lebih muda. Karina, sahabat perhatian yang antikekerasan.

Dan datanglah Braga mahasiswa baru yang lantang mengekspresikan perasaannya, mengawali acara OSPEKnya dengan insiden tubrukan dengan bidadari yang jatuh dari surga. Sejak awal pertemuannya dengan Alin, Braga selalu dengan gamblang menunjukkan perhatian dengan serangan gombalan manis untuk sang Ketua. Alin yang jadi korban menganggap perlakuan Braga hanya sebatas candaan dari si berondong yang menurutnya emang masih doyan main-main, walau sebenernya di lubuk hati paling dalam udah mulai muncul rasa-rasa aneh yang membuatnya nyaman. Lagi-lagi prinsip anti berondong nya memberikan efek gengsi yang luar biasa. Tapi, bukan Braga namanya yang akan kehabisan akal untuk terus mendekati mbak Alin nya. 


Apa kalian sepaham dengan Alin untuk say no to BERONDONG?


Comments